BERSERAKAN
Now Reading
Bekas Lokalisasi Kedungbanteng Bakal Disulap Jadi Agrowisata

Bekas Lokalisasi Kedungbanteng Bakal Disulap Jadi Agrowisata

by daunjatuhMaret 8, 2018

DAUNJATUH.COM – Kawasan bekas lokalisasi di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur, siap membuka lembaran baru dengan pembangunan objek wisata berkonsep agrowisata.

Pembangunan objek wisata itu diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat setempat yang telah lama terkungkung “lembah hitam”.

“Pasti kalau sudah dibuka bakal banyak turis yang datang ke sini. Selain untuk tempat berlibur juga bisa menjadi tempat edukasi bagi anak-anak,” jelas Kepala Desa Kedungbanteng, Sunaryo, di Sukorejo, pada Rabu (7/3).

Sunaryo menjelaskan tanah bekas lokalisasi ini merupakan milik desa pasca digusur tahun 2015 lalu. Tanah kosong itu dibiarkan menganggur begitu saja.

“Sempat Pemerintah Kabupaten meminta lahan ini untuk dibangun sekolah, tapi tanahnya diminta Dinas Pendidikan, saya tidak mau,” ujar Sunaryo.

Sunaryo menambahkan pihaknya langsung mencari cara agar tanah bisa dimanfaatkan bagi masyarakat desanya.

Usai rapat dengan perangkat desa dan warga, ditemukan usulan membangun taman agrowisata.

Taman agrowisata di Desa Kedungbanteng akan dibangun menyerupai perbukitan dengan sejumlah tanaman buah, seperti Kelengkeng, Anggur, sampai Alpukat.

Untuk pembangunan taman agrowisata ini, Sunaryo dan timnya sudah melakukan studi banding ke Blitar.

“Di sana lahannya lebih sempit, tapi bisa dibangun dengan bagus. Di sini lahannya lebih luas, jadi harus dibangun lebih bagus,” tegas Sunaryo.

Untuk membangun taman agrowisata ini, Sunaryo sudah menganggarkan dana sebesar Rp160 juta, dengan rincian Rp60 juta dari anggaran tahun 2017 dan Rp100 juta dari anggaran tahun 2018.

“Kita akan memulai pembangunan pada tahun 2018 ini,” ujar Sunaryo.

Sunaryo berharap taman agrowisata ini bisa memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar.

“Kami masih belum memikirkan nama taman ini. Yang jelas kami berharap bisa membantu perekonomian warga,” pungkasnya.*

Sumber : CNN Indonesia

About The Author
daunjatuh

You must log in to post a comment