KABAR ANGIN
Now Reading
Berburu Karpet Afghanistan di Makkah dan Madinah

Berburu Karpet Afghanistan di Makkah dan Madinah

by daunjatuhFebruari 4, 2018

DAUNJATUH.COM – Ternyata karpet yang banyak di jual di Makkah dan Madinah, bukan bikinan Persia saja, Salah satu negara pembuat karpet adalah Afganistan. Pada musim haji dan juga hari biasa sepanjang musim umrah, banyak di toko sauvenir di kedua kota suci itu menjualnya. Kebanyakan pedagangnya banyak berasal dari orang Asia Tengah dan Afghanistan. Karpet ini dijual bersama sajadah atau pisau-pisau kecil yang dibuat dari kawasan itu,

Inilah tentang cerita budaya dan arti penting karpet bagi orang Afghanistan, sebuah negara di Asia Tengah yang masi terus dirundung kekerasan bersenjata. Begini ceritanya.

Tenun karpet adalah salah satu kerajinan tangan di bagian utara negara Afghanistan itu. Hafizullah, seorang anggota serikat aktivis aktivis wanita Turkmen telah mengatakannya kepada The Kabul Times bahwa di masa lalu, hanya tokoh berpengaruh dan orang kaya yang menggunakan karpet dan permadani Afghani bertelanjang. Ini karena karpet telah populer sejak lama.

Katanya, selain karpet dan anyaman karpet dengan desain berbeda, kami mengerjakannya dengan di serikat kami dan semua dilakukan oleh wanita. Dalam perkumpulan itu juga, kami telah meluncurkan kursus literatur untuk wanita buta huruf.

Dia mengatakan bahwa serikat pekerja tersebut telah dibentuk oleh sekelompok wanita terpelajar untuk memecahkan masalah ekonomi wanita Turkmen. Seain itu juga membantu mereka untuk mendapatkan pendidikan.

“Sekitar 19 orang bekerja di serikat pekerja kami. Dan jumlah mereka yang memproduksi karpet dan permadani di rumah mereka adalah 60 orang, “ kata Hafizullah kemudian mengatakannya.
Sebagai budaya rakyat, kerajinan tangan Afghanistan ini telah menikmati reputasi istimewa sejak lama. Apalagi membuat karpet telah membuat dukungan bagi pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga sejumlah orang Afghanistan.

Kerajinan-kerajinan karpet Afghanistan pun mendekorasi wisma para raja dan penguasa saat ini. Dan juga menghiasi rumah-rumah para pemimpin suku meski kini menghadapi banyak masalah.

Para wanita memang selalu memiliki keunggulan dalam promosi kerajinan tangan. Banyak di antaranya mencoba memenuhi kebutuhan keluarga mereka melalui pekerjaan ini.

Karpet, karpet, tas pelana, merasa karpet, pekerjaan jarum, bordir dan lantai tradisional telah menjadi bagian dari kerajinan tangan wanita Afghanistan terutama di provinsi-provinsi utara negara ini.

Sayangnya, perhatian pihak-pihak yang berkepentingan terhadap barang-barang kerajinan tersebut telah menyebabkan perbendaharaan bangsawan Afghanistan berada di ambang pemusnahan. Situasi ini telah membuat profesional para pengrajin tangan profesional prihatin.

Karpet dan permadani di masa lalu adalah kerajinan wanita penting dari daerah pegunungan. Benda itu terbuat dari wol domba berkualitas tinggi dan diproduksi dengan lukisan dan desain yang indah.

Saat ini, produk ini telah digantikan oleh produk luar negeri yang jelas telah merupakan kerugian besar bagi kerajinan rumah tangga orang Afghanistan. Maka orang-orang setempat harus menggunakan produk lokal, sekaligus untuk membedakan antara kualitas dan nilai produk dalam negeri dari produk-produk luar negeri.

Karpet Afgahisntandapat bertahan bertahun-tahun, sementara produk luar negeri hanya bertahan dalam waktu singkat. Karena itu, sejumlah profesional kerajinan meminta pemerintah persatuan nasional Afghanistan untuk memperhatikan dan membantu karpet dan para pengrajin profesionalnya dengan penuh penghormatan.

Sumber : the kabul times/Ihram

About The Author
daunjatuh

You must log in to post a comment