Mendadak Santri

Oleh : Mohammad Fauzil Adhim

DAUNJATUH.COM – Salah satu tertib di masa kecil, sarung dan peci hitam harus dikenakan sebelum berangkat mengaji. Peci adalah identitas yang sangat membanggakan. Sepanjang waktu. Bukan hanya menjelang Pilkada atau Pemilu. Inilah identitas yang kadang jadi lelucon dan sebagian lainnya nyinyir

Tetapi…

Di antara yang dulu nyinyir, sebentar lagi akan dengan senang hati memakai peci, bahkan sorban dan sarung. Santri dadakan ini tiba-tiba tampil menjadi imam shalat Dzuhur atau Ashar, meskipun di belakangnya ada orang-orang yang lebih utama menjadi imam.

Selain peci dan sorban yang tiba-tiba menjadi busana favorit menjelang Pilkada (dan kemudian tidak dipakai lagi hingga 5 tahun berikutnya), yang biasanya semarak adalah umrah bersama buzzer. Kita akan melihat wajah-wajah khusyuk di Medsos, seolah pertanda umrahnya maqbul. Tidak jarang dikesankan sebagai umrah paling baik, paling khusyuk, paling mengharukan dan paling diterima.

Jangan kaget. Jangan kaget. Tetaplah melihat secara utuh, terutama sebelum masa-masa mencari simpati seperti sekarang ini, meskipun perubahan-perubahan yang menandakan berkaratnya komitmen kepada ummat dan agama ini di saat-saat terakhir perlu kita pertimbangkan.*

Tinggalkan Balasan