Ketika Ujub Melanda

DAUNJATUH.COM – Ujub timbul dari rasa cinta diri yang membuat seseorang buta akan aib dan kekurangannya sendiri. Awalnya, ia mengagumi dirinya dalam satu hal, dan menganggap yang lain serba tidak sempurna.

Untuk mengobatinya, ia harus meneliti aib dan kekurangan dirinya, bertanya kepada orang lain tentang kejelekannya, dan mengukur diri serta membandingkannya dengan orang-orang terdahulu.

Jika ia mengagumi kealiman dirinya, tengoklah kealiman ulama-ulama sebelumnya. Jika ia bangga dengan kezuhudannya, perhatikan kezuhudan ahli-ahli zuhud sebelumnya.

Dengan begitu, ia tahu bahwa dirinya tak ada apa-apanya. Bagaimana tidak, Imam Ahmad hafal satu juta hadis, Khmas ibn al-Hasan khatam Al-Qur’an tiga kali dalam sehari semalam, dan Salman al-Taymi, empat puluh tahun lamanya, mengerjakan shalat subuh dengan wudhunya pada sepertiga malam pertama.

Orang yang merenungkan sejarah hidup tokoh-tokoh terdahulu akan tahu betapa jauh prestasinya bila dibandingkan dengan prestasi mereka. Sama dengan orang yang mempunyai uang satu juta tidak tahu bahwa begitu banyak orang di dunia yang memiliki uang miliaran.

Ibrahim al-Khawas berkata, “Ujub membuat seseorang tidak mengenal kadar dirinya.”*

(Ibnu al-Jauzi, Terapi Spiritual, Zaman)

 

Tinggalkan Balasan